?

Log in

Senjou Kei
31 December 2017 @ 11:46 am


Comment to be added

Or watch my graphic community, sleepindreamer
 
 
Mood: calmcalm
Now Listening: ナノ - HORIZON | Powered by Last.fm
 
 
Senjou Kei
14 April 2016 @ 06:42 pm
Ah, Spice. Enaknya kutulis dari mana? Dari mana kau harus kuberitahu?

Apakah saat aku menjadi anggota komite di perfektur Chiba(?) di usiaku yang ke 46 tahun? Atau sekarang ketika aku membunuh berulang kali tanpa ada yang mencurigaiku? Sepuluh tahun berlalu tanpa identitasku ketahuan sama sekali, seakan dunia sudah menyerah untuk menemukanku, dan apa yang berhubungan dengan itu pun begitu sedikit sehingga rasanya bisa hilang tertimbun begitu saja dalam note ini(?). Tapi sebelumnya, seberapa besar kemungkinan kau bisa membaca note ini? Yah, meski aku tidak terlalu yakin, dengan kemungkinan yang sangat kecil itu, aku tidak punya pilihan lain selain menulisnya.

Lalu, kenapa aku memilih untu menjadi pembunuh?

Sampai sekarang, di ibukota, aku sudah membunuh 37 orang.

Di antara 37 orang itu ada laki-laki, perempuan, bahkan orang tua, tapi kebanyakan anak perempuan. Kalau mau yang lebih spesifik, siswi sekolah dasar. Dalam dunia sosial, yang seperti itu dikatakan sebagai maniak dan orang mesum, hahaha. Karena stereotip itu, mereka jadi tidak ada yang mau dekat-dekat denganku.

Ah, spice. Kamu pernah belajar ilmu psikologi? Dalam dunia kedokteran memiliki hubungan yang erat juga, tapi kurasa itu semua hanyalah mitos(?). Kalau 10 orang dokter dikumpulkan dan semuanya memiliki pendapat berbeda, dikatakan sebagai psikologi jaman sekarang pun tak masalah(??). xxxxxxxxxxxxxxxxxx. Pedofilia, psikopat, serial killer. Ketika predikat itu ditempelkan padaku, tapi tak ada satu pun dari mereka yang benar. Sedikit saja tidak.

Makanya, aku menulisnya di sini.

Dunia sih tidak peduli, tapi aku tidak mau kau salah paham.

Meski begitu, tahu tidak seberapa bahayanya?

Sampai saat ini aku, menurut garis keluarga(?), membunuh orang berdasar dengan logika dan rencana yang rapi. Tapi tentu saja, kalau menuruti garis keluarga, tetap saja tidak terlihat seperti itu di masyarakat. Jika note ini sampai tersebar luas, aku pasti tamat.

Pembunuh yang asli ketemu!

Maka dari itu, aku mewarnai dunia ini dengan warnaku, dari pagi sampai malam aku berkali-kali menjadikan orang yang bahkan tak pernah kutemui menjadi korbanku. Tapi lucu juga karena dalam perdebatan itu "aku" tidak ada di sana. Dari awal sampai akhir, semuanya tidak ada yang benar, hanya di satu tempat saja kebenaran itu tidak ditemukan.

Ah, kapan terakhir kali aku menulis note sepanjang ini? Tanganku sudah mulai pegal--ya, tapi lumayan memuaskan juga menulis begini.
 
 
Now Listening: Ray - 君といた空 | Powered by Last.fm